Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/slametry/public_html/kliping/wp-settings.php on line 472

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/slametry/public_html/kliping/wp-settings.php on line 487

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/slametry/public_html/kliping/wp-settings.php on line 494

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/slametry/public_html/kliping/wp-settings.php on line 530

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/slametry/public_html/kliping/wp-includes/cache.php on line 103

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/slametry/public_html/kliping/wp-includes/query.php on line 21

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/slametry/public_html/kliping/wp-includes/theme.php on line 623
slametriyadi.com » Blog Archive » BOCAH 2 TAHUN DITES HIV

BOCAH 2 TAHUN DITES HIV

Kamis, 28 Februari 2008 | 17:07 WIB

CIMAHI, KAMIS - Seorang balita perempuan berumur dua tahun harus menjalani pemeriksaan sampel darah di Puskesmas Cimahi Tengah karena dikhawatirkan
terinfeksi HIV/AIDS. Pemeriksaan tersebut dilakukan sejak kemarin dan hasilnya diberitahukan kepada keluarga balita itu, Jumat (29/2).

Pemeriksaan sampel darah diajukan oleh nenek korban yang khawatir cucu kesayangannya terinfeksi. Ia beralasan demikian karena sejarah ayah balita itu meninggal akibat positif mengidap HIV/AIDS di Jakarta beberapa waktu lalu.

Menurut informasi yang dihimpun Tribun Jabar, ayah bayi tersebut meninggal dunia direnggut oleh virus yang mematikan itu. Sebelum meninggal ayahnya divonis terinfeksi karena sering menggunakan jarum suntik saat mengonsumsi narkoba.

Sementara ibunya belum diketahui persis apakah ia terinfeksi HIV/AIDS atau tidak karena sebelum mendapatkan pemeriksaan ibunya meninggal karena kecelakaan.

Temuan tersebut dikatakan oleh, Afizah, seorang anggota pelaksana program HIV/AIDS Kota Cimahi. Ia mengungkapkan, dua hari yang lalu ia menerima kabar ada balita di wilayah Cimahi Selatan yang mendapatkan pemeriksaan. Namun pihak Puskesmas Cimahi Selatan akhirnya merujuk balita tersebut untuk diperiksa di Puskesmas Cimahi Tengah.

“Karena ada sejarah ayahnya positif maka keluarganya menginginkan untuk memeriksa balita tersebut,” ungkap Afizah, Kamis (28/2).

Dengan alasan kode etik, Afizah tidak menyebutkan siapa nama bayi tersebut dan dimana persisnya ia tinggal. Ia hanya mengatakan bahwa pihaknya hingga saat ini juga masih menunggu kabar pasti dari tim medis mengenai positif atau negatif balita tersebut. “Balita tersebut ditangani oleh seorang konselor di Puskesmas Cimahi Tengah,” ujarnya.

Afizah menyebutkan bahwa temuan kasus HIV Aids di Kota Cimahi hingga saat ini berjumlah 67 kasus. Menurut Afizah, hingga saat ini Kota Cimahi belum mempunyai tempat dan program untuk penderita HIV/AIDS sehingga masih harus menuju RSHS Bandung jika akan menjalani terapi. “Kita ingin agar Cimahi mempunyai tempat dan program bagi penderita untuk menjalani terapi,” tutur Afizah.

Terpisah, dr Romi Abdurakhman, konselor HIV/AIDS Puskesmas Cimahi Tengah, menjelaskan, kondisi balita yang dimaksud saat diperiksa dalam keadaan sehat. Pihaknya tidak berani menyebutkan hasilnya karena yang berhak memberitahu kepada umum adalah keluarganya sendiri.

“Hasilnya sudah ada, namun saya belum tahu karena saya tidak berani membukanya. Pihak keluarganyalah yang berhak membuka hasil pemeriksaan dan memberitahunya,” tandas Romi. (Tribun Jabar/fam)

Sumber : Tribun Jabar

Leave a Reply