Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/slametry/public_html/kliping/wp-settings.php on line 472

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/slametry/public_html/kliping/wp-settings.php on line 487

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/slametry/public_html/kliping/wp-settings.php on line 494

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/slametry/public_html/kliping/wp-settings.php on line 530

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/slametry/public_html/kliping/wp-includes/cache.php on line 103

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/slametry/public_html/kliping/wp-includes/query.php on line 21

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/slametry/public_html/kliping/wp-includes/theme.php on line 623
slametriyadi.com » Blog Archive » Harapan Hidup ODHA Naik

Harapan Hidup ODHA Naik

KUPANG (MI) - Dengan mengonsumsi obat antiretroviral (ARV), harapan hidup orang dengan HIV/AIDS (ODHA) lebih panjang 15 tahun. Jika tanpa ARV, ODHA yang memasuki fase AIDS hanya bisa bertahan hidup 2,5 tahun.
“ARV telah terbukti menghambat perkembangan HIV menuju AIDS,” kata Asisten Direktur Lembaga Pengembangan Penelitian, Pendidikan, dan Penerbitan Yogyakarta (LP3Y) Slamet Riyadi saat berbicara pada pelatihan jurnalis mengenai HIV/AIDS di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (31/7).
Untuk mendapatkan harapan hidup lebih panjang, Slamet mengatakan para ODHA harus tetap menjaga kesehatan tubuh mereka, misalnya dengan mengonsumsi asupan gizi yang cukup dan melakukan pola hidup sehat. “Obat ARV sekarang sudah banyak tersedia di rumah sakit di NTT, dan dibagikan secara cuma-cuma.”
Menurut Slamet, kelompok masyarakat yang memiliki risiko tinggi tertular HIV sebaiknya memeriksakan diri ke pusat layanan pemeriksaan kesehatan yang ditunjuk. Tujuannya, bila mereka dinyatakan positif terinfeksi HIV, bisa segera diobati. “Setelah dinyatakan positif HIV, mereka bisa mendapat ARV secara gratis.”
Ia menambahkan, mendapat ARV tidak hanya di rumah sakit karena obat itu juga disediakan di puskesmas. “Bahkan Menteri Kesehatan sudah menginstruksikan paling lambat 2009, semua puskesmas di Tanah Air sudah dapat menyediakan ARV,” jelasnya.
Sementara itu, Gusti Brewon dari Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi NTT melaporkan banyak kasus yang menarik dari penggunaan ARV di kalangan ODHA di wilayah NTT. Banyak kalangan ODHA yang mengonsumsi ARV melahirkan bayi. “Ternyata bayi yang dilahirkan ODHA itu tidak terinfeksi HIV,” katanya. (PO/H-2)

http://www.mediaindonesia.com/index.php?ar_id=MjA0OTI= 

Tags: ,

Leave a Reply