Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/slametry/public_html/kliping/wp-settings.php on line 472

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/slametry/public_html/kliping/wp-settings.php on line 487

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/slametry/public_html/kliping/wp-settings.php on line 494

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/slametry/public_html/kliping/wp-settings.php on line 530

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/slametry/public_html/kliping/wp-includes/cache.php on line 103

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/slametry/public_html/kliping/wp-includes/query.php on line 21

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/slametry/public_html/kliping/wp-includes/theme.php on line 623
slametriyadi.com » Blog Archive » PEMAHAMAN MASYARAKAT MASIH RENDAH

PEMAHAMAN MASYARAKAT MASIH RENDAH

Sabtu, 16 Februari 2008

Pontianak,-  RENDAHNYA pemahaman masyarakat tentang virus HIV/AIDS sering menstigma Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA). Hal ini dikemukakan Yayuk Sri Rahayu dari tim SALT (Support, Apreciate, Learning, Transfer Team), Selasa lalu, saat bertandang ke Pontianak Post.

“Bukan hanya masyarakat umum yang kurang paham, bahkan sering ditemukan tenaga medis. Sehingga perlakuan terhadap ODHA sering diacuhkan, lantaran mereka takut akan terinfeksi saat melakukan perawatan,” kata dia.

Menurut dia, upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat, tim SALT yang anggotanya dari berbagai profesi berusaha masuk ke semua kelompok masyarakat. Dia mengatakan cara ini diharapkan lebih efektif untuk menyampaikan informasi tersebut.

“Berdasarkan data Dinkes Kalbar tahun 2007 sedikitnya 1.235 kasus HIV positif dan 765 kasus AIDS. Hampir semua kabupaten/kota ditemukan dua kasus itu,” ungkap Yayuk sapaan akrabnya.

Sementara itu, Iskandar yang juga anggota SALT mengatakan penyampaian informasi tentang HIV/AIDS sangat penting supaya tidak ada lagi sebuah pandangan negatif terhadap pengidap. Lanjut dia, tidak semua penderita HIV/AIDS itu tertular kerena hubungan sex yang bebas, namun ada diantara mereka yang sebelumnya hidup normal seperti ibu-ibu rumah tangga terinfeksi karena jarum suntik saat melahirkan atau sebagainya.

“Kita berusaha membangun sebuah sistem yang baik untuk mengurangi jumlah kasus HIV/AIDS di Kalbar. Karena daerah ini termasuk lima di Indonesia terbesar jumlah pengidapnya,” papar dia.

Drg Multi yang tergabung dalam SALT mengungkapkan makin banyak kelompok masyarakat diberikan pemahaman tentang HIV/AIDS dengan harapan tidak terjadi stigma terhadap ODHA. Sebut dia, masyarakat perlu diajak memahami bila perlu memposisikan diri mereka sebagai pengidap, apabila terjadi persepsi negatif bagaimana perasaan mereka.

“Kita menghimbau seluruh elemen masyarakat jangan terlalu cepat menarik kesimpulan mengenai HIV/AIDS. Pandanglah setiap sisi positif sehingga memunculkan kesepahaman,” tutur dia. (riq)

Leave a Reply