Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/slametry/public_html/kliping/wp-settings.php on line 472

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/slametry/public_html/kliping/wp-settings.php on line 487

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/slametry/public_html/kliping/wp-settings.php on line 494

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/slametry/public_html/kliping/wp-settings.php on line 530

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/slametry/public_html/kliping/wp-includes/cache.php on line 103

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/slametry/public_html/kliping/wp-includes/query.php on line 21

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/slametry/public_html/kliping/wp-includes/theme.php on line 623
slametriyadi.com » Blog Archive » METADON BUKAN SOLUSI UTAMA

METADON BUKAN SOLUSI UTAMA

Kurang lebih ada  1.700 pengguna heroin, sekarang aktif mengikuti terapi rumatan metadon di  sejumlah rumah sakit. Mereka rutin setiap hari minum metadon untuk melepas  ketergantungan dari narkotika.

Lalu, apakah metadon  yang digunakan dalam terapi ini? Metadon sendiri adalah opiat atau bahan  yang terkandung dalam opium sintesis, yang termasuk golongan II narkotika.  Metadon diproduksi dalam bentuk cairan, tablet, dan bubuk. Metadon yang  digunakan untuk pengobatan ini, berbentuk cairan yang diminum.

Metadon merupakan  pilihan terakhir, karena potensi ketergantungan yang sangat tinggi.  Pemberian obat metadon harian kepada pasien ketergantungan heroin di rumah  sakit atau puskesmas yang telah membuka program terapi rumatan metadon  (PTRM) . Pemberian metadon diawasi langsung oleh petugas secara  ketat.

Sifatnya, rumatan  atau mempertahankan pasien selama mungkin menjalani terapi tersebut, sampai  akhirnya dosis dapat diturunkan bertahap. Hingga, akhirnya dihentikan.  

Dosis awal diberikan  pada kisaran 15-30 mg/hari dan dinaikkan bertahap sampai 60-120 mg/hari,  pada tahun pertama terapi. Selanjutnya, diturunkan lagi hingga dosis rendah  5-15 mg/hari. Cara ini, telah dilakukan di Amerika Serikat, dan menunjukkan  keberhasilan. Begitu juga di Jakarta, mereka yang ikut rutin terapi rumatan  metadon, sudah mulai menunjukkan hasil.

Penanggung jawab  Klinik Program Terapi Rumatan Metadon (PTRM) RSU Kota Tasikmalaya dr.  Kartidjo mengatakan, syarat utama keberhasilan program ini yaitu kesiapan  pasien untuk mengikuti terapi yang sifatnya jangka panjang. Sedangkan  kriteria lain yaitu pertama, minimal berusia 18 tahun dan tidak menderita  sakit berat. Lalu, orang itu mengalami ketergantungan heroin dan sakaw bila  tidak memakai.

Setelah memenuhi  persyaratan tersebut, dikenakan tarif. Khusus di RSU Kota Tasikmalaya,  metadon diberikan, dalam bentuk cair atau diminum dengan tarif Rp  15.000,00/gelas.

Saat ini, kabarnya  tercatat sudah ada beberapa orang yang sudah memanfaatkan PTRM di RSU Kota  Tasikmalaya. Di tempat ini, dilengkapi ruang untuk konsultasi soal HIV-AIDS.  Termasuk juga ada juga ruangan untuk pengobatan terhadap orang-orang yang  mengidap HIV-AIDS.

Tri Irwanda dari  Media Relation Officer KPA Jabar mengatakan, yang harus diingat, metadon  bukan solusi utama dari kecanduan. Metadon hanyalah obat yang ditujukan  untuk menghindarkan pasien dari pemakaian heroin. Motivasi diri pasien amat  berperan selama masa terapi.

“Bila kepatuhan  terapi terjaga, pasien dapat terhindar dari infeksi HIV-AIDS dari pengguna  heroin suntik dan dapat mengendalikan hidupnya ke arah yang lebih  produktif,” kata Tri Irwanda. Untuk mencapai ini, dukungan orang terdekat,  seperti keluarga, sangat penting. (undang sudrajat/”pr”)***

Leave a Reply